Minggu, 02 Juni 2019

Kisah Siti Bidasari (Syair Bidasari), hikayat Melayu

Syair Bidasari

Oleh : Tuti Munawar (Ass Kurator Pernaskahan Museum Pusat Jakarta) 

Dep P &  K



Bismillah itu permulaan kalam
dengan nama Allah Khalikul Alam
melimpahkan rahmat siang dan malam
pada segala mukmin dan Islam

Dengarkan tuan suatu riwayat
Raja di desa negeri Kembayat
Dikarangkan fakir jadi hikayat
disajakkan dengan syair ibarat

Adalah raja sebuah negeri
Sultan Angkasa bijak bestari
asal Baginda raja yang bahari
limpah adil pada dagang santeri

Berapa lamanya di dalam kerajaan
Baginda pun duduk dalam kesukaran
adalh kepada suatu masa
melayanglah unggas dari angkasa

Unggas Garuda sangat perkasa
Baginda pun lari menanggung siksa
Garuda menyambar ke dalam desa
habislah negeri rusak binasa

Disambar Garuda burung angkasa
kelam kabut sabur termasa
Baginda di balai diadap menteri
mendengarkan gempar seisi negeri

Terkejut bertitah Baginda sendiri
mengapa kamu datang berlari lari
Daulat Tuanku duli seri pada
Patik sekalian dihambat Garuda

Setelah Baginda mendengarkan sembah
wajah yang manis pucat berubah
Baginda berangkat dada ditebah
hati susah susah gelabah

Hulubalang menteri larilah fana
Baginda pun masuk ke dalam istana
Tuan puteri pusparatna
htinya terkejut terlalu bena

Puteri itu hamil dualapan bulan
bertambah sangat kesukaran
dibawa Baginda turun berjalan
suatu pun tidak perbekalan

Setelah sampai ke dalam hutan
serta berat dengan ketakutan
Baginda tidak tahukan jalan
Puteri pun sakit dengan keberatan

adapun akan tuan puteri
oleh Baginda dipimpin jari
tidak terbawa badan sendiri
kasihan melihat laki isteri

terlalu belas di dalam hati
sepanjang jalan singgah berhenti
barang kehendak dituruti
bertemu sungai singgah mandi

Bersambung ke Raja Tembayat menemukan sebuah negeri
◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2011 Dongeng Sebelum Tidur is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger